Makmum mendengarkan bacaan Al-Fatihah Imam Den Bagus.
Sampai ketika ‘Aamiin’, barulah setelah itu makmum membaca Al-Fatihah. Ketika itu imam membaca Surat Pendek. Jika makmum sudah selesai membaca Surat Al-Fatihah, Imam masih membaca Surat Pendek, maka makmum mendengarkan bacaan surat pendek Imam. Itu yang lebih utama.

“Kalau bacaan do’a Iftitah bagaimana Mas Don?”
Ketika imam takbirotul ikhrom, maka takbirotul ikhromlah. Sebelum imam membaca Al-Fatihah, sampean bisa membaca do’a Iftitah. Itu Sunnah. Jika imam sudah membaca Al-Fatihah, sampean baru membaca do’a Iftitah, itu Makruh hukumnya.

Maka, jika imam sudah membaca Al-Fatihah, dengarkanlah.
Jika setelah takbirotul ikrhom imam diam, ia memberi jeda antara takbirotul ikhrom dan Al-Fatihah, maka sampean membacalah Do’a Iftitah.
Sampean mendapat kesunnahan.
Bacalah do’a iftitah sebelum imam membaca Al-Fatihah.

Ketika imam membaca Al-Fatihah, do’a iftitah sampean kok belum selesai, maka selesaikanlah meskipun imam masih membaca Al-Fatihah. Lalu setelah selesai, dengarkanlah bacaan Al-Fatihah Imam. Ini untuk sholat magrib, isha, subuh.

Makanya, jangan mengakhir – akhirkan takbirotul ikhrom Den Bagus. Begitu imam takbirotul ikhrom, asal sampean sudah Usholli dst, maka takbirotul ikhromlah bersamaan dengan niat sholat.
Dan jika sampean jadi Imam, bacalah juga do’a iftitah Den Bagus, supaya makmum punya waktu untuk membacanya pula.

“Lalu, Untuk Sholat dhuhur dan Ashar bagaimana Mas Don?”
Ya sampean baca semuanya Den Bagus. Kalau imam cepat, ya sampean menyesuaikan saja. Jika sampean membaca do’a iftitah, maka Al-Fatihah harus dibaca lengkap sampai selesai karena sebelum rukun ada bacaan sunnah terlebih dulu yang sampean baca (do’a Iftitah).

Jika ketika sampean membaca surat pendek belum selesai, imam sudah ruku’, ya sampean ikuti ruku’. Surat pendek tidak selesai tidak apa – apa.

“Sholat Sunnah yang cepat, misal Traweh. Bagaimana?”
Jika imam bacaannya cepat, sampean takut tidak cukup membaca Al-Fatihah, atau sampean takut bacaan Al-Fatihah sampean rusak dan tidak sempurna karena cepatnya akan ruku’, maka sampean boleh membaca Al-Fatihah ketika imam sholat traweh membaca Al-Fatihah juga.
Jika sholat sunnah kelajuannya biasa – biasa saja, maka seperti yang pertama obrolan kita tadi Den Bagus. Cepat lambatnya memakai adat kebiasaan setempat.
“Iya Mas Don.”
Sumber: Kajian Kitab Bidayatul Hidayah dan Rahmah al-Ummah Fi Ikhtilafal A’immah (Fiqih 4 Madzhab).
Dan Obrolan ini mengambil Madzhab Syafi’i.

Salam Hangat, dari Mas Don.
Wassalamu’alaykum wr wb

Kredit : TV CERAMAH